Info UMKMPortal : Teknologi

Dorong UKM Melek Internet, Google Buat Program Gapura Digital

Teknologi
Google baru saja mengumumkan dimulainya program pelatihan untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang diberi nama Gapura Digital. Program ini diharapkan dapat membantu pelaku UKM untuk memanfaatkan internet dalam menjalankan bisnisnya."Program ini tak lepas dari komitmen Google untuk mendukung program pemerintah Indonesia untuk menjadi negara dengan ekonomi digital di Asia Tenggara," ujar Managing Director Google Indonesia Tony Keusgen saat peluncuran program Gapura Digital di Jakarta, Senin (15/5/2017).Head of SMB Marketing Google Indonesia Fida Heyder menuturkan, program pelatihan semacam ini sebenarnya telah dilakukan sejak 2014. Namun untuk program tahun ini dilakukan perubahan karena program sebelumnya dikemas dalam bentuk seminar. "Tahun ini, kami membuat program yang lebih mendalam dan dibagi dalam beberapa kelas sesuai kebutuhan peserta. Kelas tersebut mulai dari pelaku yang baru go online, pelaku yang sudah go online, dan ingin mengembangkannya, termasuk kelas khusus," tuturnya.Rencananya, program ini akan diadakan di 10 kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Denpasar, Yogyakarta, Semarang, Malang, Makassar, dan Pontianak. Sebagai permulaan, program ini sudah dimulai di Jakarta, Bandung, dan Surabaya mulai Mei 2017."Program ini rencananya sudah dapat dijalankan di 10 kota tersebut hingga akhir tahun ini," ujar Fida.Pelatihan ini pun dipastikan bebas biaya. Pelaku UKM yang tertarik cukup mendaftarkan diri memilih jadwal dan kelas sesuai kebutuhannya.Selain program Gapura Digital, Google juga menghadirkan layanan situs web gratis untuk pengguna Google Bisnisku. Kehadiran layanan ini tak lepas dari jumlah pelaku bisnis yang memiliki situsnya sendiri."Layanan ini pertama kali diluncurkan di Indonesia. Jadi, pelaku bisnis yang sudah terverifikasi di Google Bisnisku sudah dapat menggunakannya," ujar Head of Marketing Google Indonesia Veronica Utami.Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara yang hadir dalam peluncuran program baru ini turut mengapresiasi langkah Google. Hal itu tak lepas dari posisi UMKM sebagai kelompok ekonomi yang dikenal paling stabil, termasuk saat terjadi gejolak ekonomi"Karena itu, saya menantang Google untuk menghadirkan program serupa di wilayah lain, seperti Natuna saat proyek Palapa Ring sudah selesai," ucap pria yang akrab disapa Chief RA tersebut. Sumber : Liputan6.com

Pemkab Batang Dorong Pelaku UMKM agar Manfaatkan Teknologi

Teknologi
Bupati Batang Wihaji meminta pihak pengelola jalan tol untuk memberikan tempat memamerkan produk lokal Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) di rest area jalan tol Batang – Semarang.Selain itu, ia menginginkan produk–produk lokal untuk di inventarisir mulai dari kuliner, makanan ringan hingga produk kerajinan kulit maupun kerajinan tangan lainnya. Produk-produk unggulan itu untuk dikenalkan dan dipamerkan pada pertemuan, ataupun pameran yang akan di gelar di segala kegiatan, baik sekala regional maupun nasional."Saya ingin ada produk lokal yang mau saya ke depankan sebagai salah satu produk unggulan Kabupaten Batang, yang akan kami kampanyekan tiap hari, saya kenalkan kepada tamu saya di rumah dan di kegiatan lainnya," ucap Wihaji seperti ditulis Jumat (28/7/2017). Ia juga meminta kepada pelaku usaha yang ada di Kabupaten Batang memulai memunculkan ide–ide cerdasnya untuk pengembangan dan mampu bertahan di tengah ekonomi global. Jadi pengusaha UMKM mampu mempertahankan diri dari keadaan pasang surut pertumbuhan ekonomi yang mempengaruhi daya beli masyarakat."Ekonomi sangat mempengaruhi perjalanan UMKM yang kadang tumbuh kadang jalan di tempat, kadang juga ambruk. Hal ini yang harus di sikapi oleh pengusaha untuk melakukan inovasi dan kreatifitas dalam produknya yang harus mengikuti pola pikir masyarakat yang selalu up to date," jelas dia.Dia menuturkan, pengusaha UMKM diminta juga untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam pemasarannya, karena di era digital ini masyarakat kalangan anak muda cenderung suka membeli produk melalui media sosial atau on line."Teknologi di jadikan salah satu media penting untuk pemasaran UMKM untuk tingkatkan daya saing, karena hari ini HP sekarang bisa apa saja sehingga di tuntut kreatif dan inovatif dengan aplikasi bisa bertransaksi jual beli tanpa harus datang ke rumah atau dunia on line," kata dia.Wihaji berharap kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di perbankan, untuk memberikan bantuan kredit modal usaha dengan bunga rendah dan lunak dengan persyaratan yang tidak berbelit."Harapan kami BUMD perbankan dapat memberikan modal usaha kepada UMKM agar mampu berdaya saing," tutur dia.Sementara itu, Kepala Dinas Perizinan Penanam Modal PTSP dan Tenaga Kerja Sri Purwaningsih mengatakan, ada 42 unit usaha dari klaster makanan, kerajinan batik dan madu di Batang. Untuk unit usaha kecil ada 12.613 unit usaha, untuk usaha mikro ada 88.710 unit usaha.Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang sudah memfasilitasi upaya kemitraan antara UMKM dengan sejumlah usaha besar, namun UMKM enggan melakukan kemitraan karena banyak persyaratan dan ribet."Dengan kegiatan temu usaha ini di harapkan terjalin komunikasi antara dua belah pihak, yang dapat memunculkan terjalinnya kemitraan yang lancar dan berkelanjutan," kata dia. Sumber : Liputan6.com

Riset: UKM Indonesia Belum Sadar Teknologi

Teknologi
Meski pemerintah sudah mempunyai visi untuk mendukung perkembangan ekonomi digital, survei justru menyebut pengusaha kecil dan menengah di Indonesia belum banyak yang sadar pentingnya penerapan teknologi informasi dan komunikasi (ICT).International Data Corporation (IDC) mengelompokkan tingkat kemapanan penerapan ICT menjadi lima tahap, yakni Ad Hoc, Opportunistic, Repeatable, Managed, dan Optimized. Analis Senior IDC Indonesia Mevira Munindra, mengatakan Indonesia masih berada di tingkat Ad Hoc menuju Opportunistic.Dalam tingkatan Ad Hoc, penerapan ICT masih terbatas dan bersifat eksperimental. Pengusaha Indonesia masih dalam taraf mencoba-coba menerapkan ekonomi digital dalam bisnisnya."Tantangan kita adalah membawa Indonesia ke tingkat Managed dan Optimized," ujarnya dalam paparan mengenai ekonomi digital di Jakarta, Kamis (28/7).IDC memperkirakan total pengeluaran terkait ICT dari sektor UKM hanya akan mencapai US$1.5 miliar pada akhir 2016. Jumlah itu hanya sedikit jika dibandingkan dengan perkiraan total pengeluaran di bidang yang sama secara umum, yakni US$29,5 miliar.Mevira menjelaskan, perkiraan angka pengeluaran di sektor UKM itu masih didominasi pada aplikasi telekomunikasi dan peranti keras yang bersifat sederhana, mulai dari telepon seluler hingga komputer dan layanan yang alakadarnya."Berdasarkan kebutuhan, UKM membutuhkan kecepatan yang tinggi dan biaya yang lebih rendah. Dari perilaku yang kami teliti, walaupun ada produk yang memenuhi standar konsumen, pengusaha lebih memilih layanan yang lebih rendah jika harganya lebih murah" ujarnya.Para pengusaha di Indonesia, kata Mevira, masih memprioritaskan efisiensi biaya. Berdasarkan survei, sebanyak 22 persen UKM mengutamakan aspek tersebut, diikuti 20 persen yang mengutamakan adaptasi ICT dan 15 persen yang mengutamakan alat manajemen lebih baik.Artinya, sudah mulai ada pergerakan menuju penerapan ICT yang lebih baik. Namun, masih jauh untuk menuju tingkat adopsi yang mapan.Sumber : CNN Indonesia

5 Teknologi Penting Untuk UKM

Teknologi
Saat ini teknologi dan internet memang menjadi salah satu urat nadi penunjang kesuksesan sebuah bisnis. Tak hanya perusahaan besar saja yang membutuhkan kecepatan teknologi untuk menopang bisnis mereka namun juga UKM. Teknologi dan internet amatlah penting dalam menunjang kesuksesan sebuah bisnis. Adapun teknologi UKM tersebut bisa dilihat dari dua sisi yaitu aplikasi dan produk yang mampu membuat bisnis UKM berjalan efisien serta software dan service yang bisa membantu UKM memperoleh penghasilan baru seperti misalnya e-commerce dan tools social media. Berikut adalah lima solusi teknologi yang penting untuk UKM dalam menunjang kesuksesan bisnis mereka di tahun 2013 ini. Tablet computers Salah satu teknologi penting yang diperlukan untuk UKM adalah tablet computer. Saat ini pengguna tablet computer semakin meningkat jumlahnya dan banyak dari mereka yang melakukan berbagai aktivitas termasuk untuk berbelanja secara online. Saat ini tablet computer merupakan teknologi populer dengan harga terjangkau dengan keunggulan seperti display menarik, touch screens dan built-in video kamera digital. Inovasi nyata dalam solusi mobile device banyak dipengaruhi oleh bisnis usaha kecil dikarenakan mereka tak perlu menunggu approval dan birokrasi untuk bisa menggunakan teknologi baru. Skype awalnya tak terlalu menarik bagi pemilik usaha kecil namun dengan kehadiran iPad dan berbagai tablet android justru membuatnya lebih memberikan keunggulan. Kehadiran skype mempermudah customer service untuk berinteraksi dengan customer mereka. Tanpa diragukan lagi kemajuan dalam teknologi ini mempermudah pemilik bisnis usaha kecil. Business intelligence applications Salah satu teknologi penting untuk UKM adalah business intelligence applications. Istilah big data dipakai lebih sering dalam diskusi mengenai bagaimana manager bisa membuat keputusan bisnis lebih mudah diketahui. Big data bukan hanya untuk perusahaan besar. Big data juga akan memainkan peranan penting untuk bisnis usaha kecil. SMB Technology Group telah mempublikasikan riset mengenai hal tersebut. Riset tersebut menyatakan bahwa sekitar 16 persen dari bisnis usaha kecil dan menengah telah membeli business intelligence solution selama dua tahun terakhir. Sekitar 16 persen dari bisnis usaha kecil dan 28 persen dari bisnis usaha menengah berencana untuk berinvestasi dalam hal ini dalam jangka waktu 12 bulan mendatang. Teknologi ini diyakini memberikan banyak pengaruh untuk kesuksesan UKM. Social media marketing tools Social media marketing tools terkait dengan topik mengenai big data karena interaksi pada social network sangat menarik bagi berbagai bisnis dikarenakan service pada social networks memungkinkan para manager untuk mendapatkan data metrik spesifik seperti siapa, apa, kapan dan mengapa yang tentunya berguna untuk mendapatkan target market dalam strategi marketing. Banyak pemilik usaha kecil yang tak terlalu tertarik pada social media seperti misalnya twitter dikarenakan social media tak terlalu berpengaruh pada marketing di masa lampau dan terkesan membuang waktu. Namun seiring dengan berjalannya waktu dimana email marketing memakan banyak waktu menggunakan social media menjadi salah satu hal penting dan berpengaruh pada marketing. Teknologi internet ini merupakan terobosan yang memiliki banyak pengaruh pada kesuksesan bisnis UKM secara keseluruhan. Cloud-driven storage dan disaster recovery services. Tanpa dipungkiri lagi kedua teknologi ini penting untuk dunia bisnis UKM. Cloud-delivered services menawarkan kemampuan yang sebelumnya tak ada untuk UKM dan tentunya itu amat menarik. Salah satu contoh yang paling penting adalah salesforce.com yang mampu terhubung dengan dunia sales force secara otomatis. Salah satu kategori cloud yang relevan untuk UKM adalah storage,back-up dan disaster recovery solutions. Cloud-based disaster recovery memang logis untuk satu alasan penting yaitu apa intinya memiliki back up server yang berlokasi di site yang sama sebagai salah satu yang diproteksi? Video-enabled collaboration applications Inilah teknologi yang banyak dipakai dalam dunia bisnis.Video chat dan video-enabled IP telephony membuat ekspektasi baru bagi orang untuk berkolaborasi di tempat kerja. Telecommuting saat ini menjadi hal rutin sedangkan video memberikan cara untuk terkoneksi dengan lebih mudah selain face-to-face contact. Faktanya adalah bahwa conference call tanpa video menjadi amat melelahkan dan juga membingungkan tanpa melihat secara visual. Teknologi-teknologi tersebut tentunya akan berpengaruh bagi kesuksesan bisnis jika diimbangi dengan strategi marketing yang relevan dan menunjang. Jika tepat sasaran maka bukan tak mungkin akan terjadi peningkatan sales pada bisnis anda. Sumber : http://blog.sribu.com

Copyright © 2016 - 2018 UMKMPortal.com

Powered by CNPLUS | DoktorTJ.com